Hal ini mengundang kemarahan ayah Carson yang merupakan pakar teknologi di Seattle. Karena tidak mendapatkan permintaan maaf dari Disney, sang ayah akhirnya meluapkan kekesalannya di blog pribadinya.
Kejadian tersebut ditegaskan oleh Brian Guy sebagai suatu kesalahan fatal. Dikatakan olehnya, Disney salah menginteprestasikan chat logs Carson.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip detikINET dari Cnet, Rabu (2/12/2009), chat logs yang dicurigai Disney ini berada dalam website yang dibuat Carson atas kecintaannya terhadap game keluaran Disney itu. Disney menuduh Carson telah memanfaatkan software pihak ketiga untuk merombak game. Tentu saja Carson kaget ketika setelah itu ia menjumpai akunnya di video game favoritnya tak berfungsi lagi.
Sang ayahpun turun tangan dengan mengirimnkan email pada Disney bahwa mereka membuat kesalahan pada anaknya. Namun ternyata Guy tidak mendapat respon baik dari customer service Disney. Kini Guy hanya bisa berharap, pihak Disney akan membolehkan anaknya untuk bermain game itu lagi, karena ia mengklaim anak laki-lakinya tidak melakukan perbuatan yang merugikan Disney. (sha/faw)