Tak hanya konten berbau pornografi yang akan dibabat, tapi juga konten berbau politik yang dinilai mengancam eksistensi pemerintah.
"Sebuah komite khusus telah dibentuk untuk mengawasi internet dan akan berperan dalam membasmi konten yang bersifat penipuan, iklan ilegal, penghinaan dan pernyataan yang salah," ujar seorang pejabat kepolisian bernama Jenderal Omidi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip detikINET dari AFP, Minggu (15/11/2009), komite ini beranggotakan 12 orang. Saat ini sebenarnya pemerintah Iran telah begitu ketat mengawasi kehidupan berinternet warganya. Sejumlah situs yang berkaitan dengan oposisi atau mengandung konten porno langsung diberangus.
(faw/faw)