Menurut kesaksian penduduk di desanya, korban bernama Taslima yang tinggal di desa Chattergul, nekat mengkonsumsi bahan beracun. Gara-garanya, ia kecewa berat karena ponselnya tidak berfungsi. Barangkali, ponsel itu sangat berarti baginya.
Gadis itu pun langsung dilarikan ke rumah sakit setempat dalam kondisi kritis. Saat ini, dia sedang dalam perawatan intensif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebijakan ini mengundang banyak protes, utamanya dari kaum muda. Para penduduk lokal menyatakan, tidak seharusnya mereka terkena dampak pemblokiran layanan telekomunikasi hanya karena dugaan dipakai oleh pemberontak.
Terdapat sekitar 3 juta pelanggan ponsel dengan sim card pra bayar di Jammu dan Kashmir yang terkena efek peraturan baru tersebut. Dan tidak hanya pelanggan, operator telekomunikasi pun berang karena mereka telah melakukan investasi besar sebelum pemblokiran diberlakukan. (fyk/faw)