Dilaporkan, fenomena itu membuat jaringan data di negeri Tirai Bambu itu kepayahan dengan banjir pencarian yang terjadi.
Awal mulanya, kantor berita China yakni Xinhua, mengabarkan rumor tentang eksistensi sebuah kota di Swedia bernama Chako Paul City. Kota ini hanya diperuntukkan bagi wanita lesbian saja dan kaum pria dilarang menyambanginya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski berita ini tak terbukti kebenarannya, jutaan kaum pria di China yang penasaran berbondong-bondong melakukan pencarian online untuk mengetahui informasi detail. Ini membuat sebagian penyedia layanan internet di sana kewalahan.
Beberapa orang juga memanfaatkan nama Chako Paul City dalam iklan di internet agar orang tertarik untuk mengkliknya.
Tak sedikit pula yang langsung mencari informasi dari lembaga wisata Swedia. Akan tetapi salah seorang pejabat di Swedia, Claes Bertilson, menilai kota itu tidak ada. Sebab dengan jumlah penduduk yang besar, seharusnya eksistensinya sudah diketahui sejak jauh-jauh hari. (fyk/faw)