"Kita was-was juga takut ada pengalihan catu daya pasokan listrik ke Gedung Cyber," kata Ketua Indonesia Internet eXchange (IIX) APJII, Isnawan kepada detikINET, Rabu (30/9/2009).
Untuk itu, pihaknya langsung meminta pengelola Gedung Cyber untuk mengantisipasi segala kemungkinan terburuk. "Kalau perusahaan mungkin bisa saja memulangkan karyawan, tapi kita kan tidak bisa mematikan server," selorohnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebutuhan kita masih terpenuhi. Selain itu, biasanya para ISP juga punya dua kaki untuk antisipasi. Maksudnya, jika ada masalah di satu tempat bisa di-rerouting ke jalur lain," jelasnya.
Gedung Cyber, sesuai namanya, merupakan salah satu sarana penting dalam infrastruktur internet di Indonesia. Di tempat itu bertengger server dan data center dari berbagai perusahaan dan ISP.
(ash/wsh)