Kasus ini bermula ketika rekan korban yakni Grace Perry tak bisa mengakses account Facebooknya. Menurut polisi, seseorang berhasil menjebol account-nya, menyamar sebagai Parry, lalu mengirim pesan kalau Parry ditahan di London dan membutuhkan uang.
Rekan-rekan Parry pun mendapat kiriman pesan tipuan tersebut. Selain itu, sebagian dari mereka juga ditelepon oleh pria beraksen Inggris yang mengklaim sebagai aparat imigrasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Parry sebenarnya sudah mencoba untuk memperingatkan teman-temannya mengenai pesan palsu tersebut. Namun tetap saja seorang temannya terlanjur menjadi korban dan mengirim banyak uang pada sang penipu.
Selzer pun menghimbau para pengakses internet agar lebih hati-hati. Langkah prevetif misalnya mengganti password secara berkala, waspada terhadap situs phishing dan selektif memposting informasi pribadi.
Sedangkan pihak Facebook yang diwakili juru bicaranya, Simon Axten menyatakan kasus semacam itu tidak umum terjadi. Kaum kriminal biasanya mendapat informasi login user via situs phishing, yakni situs palsu yang menyerupai situs asli. (fyk/faw)