Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Petenis Andy Roddick 'Tertawakan' Peraturan Twitter-an

Petenis Andy Roddick 'Tertawakan' Peraturan Twitter-an


- detikInet

Jakarta - Dinilai menguntungkan penjudi, aktivitas Twitter-an di kalangan petenis kini dibatasi peraturan baru. Sayang, peraturan ini dianggap konyol, sampai-sampai salah satu petenis profesional, Andy Roddick 'menertawakannya'.

Situs mikroblogging ini memang punya banyak pecandu, tak terkecuali di kalangan olahragawan, termasuk petenis.

Namun, gencarnya mereka Twitter-an, dianggap sebagai suatu hal yang mengkhawatirkan, terkait info-info penting di lapangan pertandingan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk itulah pengawas olahraga tennis, Tennis Integrity Unit (TIU) menerapkan peraturan baru bagi para petenis. Mereka diminta untuk menjauhkan layanan 140 karakter ini dari arena pertandingan karena dinilai akan menguntungkan bagi para gamblers alias penjudi.

Jadi bagi petenis pecandu Twitter seperti Serena Williams, mereka tak akan bisa lagi Twitteran saat sedang bertanding seperti yang sebelunya mereka lakukan.

Ditakutkan, mereka akan melemparkan tweet-tweet mengenai apa yang seharusnya tidak boleh diketahui oleh publik pemerhati tennis dan hal ini dimanfaatkan bagi pihak-pihak tertentu.

Namun, peraturan baru ini dinilai konyol oleh salah satu petenis profesional asal Amerika Serikat, Andy Roddick. Ia mengatakan, hanya orang bodoh yang akan menuliskan tweet-tweet seperti itu dan sepertinya hal itu tidak usah diatur-atur.

"Saya menghargai peraturan mengenai informasi intern dan yang ada di lapangan, hanya orang bodoh saja yang akan mengirimkan info semacam itu melalui tweet," ujar Roddick seperti yang dilansir detikINET dari New York Times, Senin (31/8/2009). (sha/faw)





Hide Ads