Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Operator Ponsel Diminta Berantas Nomor Prostitusi

Operator Ponsel Diminta Berantas Nomor Prostitusi


- detikInet

London - Perusahaan operator ponsel di Inggris diminta untuk memblokir nomor telepon para pelaku prostitusi. Ini terkait upaya Inggris untuk menekan perdagangan wanita jelang Olimpiade 2012 di London.

Iklan-iklan seks berikut nomor telepon memang bertebaran di berbagai tempat di negeri ratu Elizabeth itu. Rupanya, para geng kriminal mengeruk keuntungan dengan menjebak para wanita dari mancanegara agar datang ke Inggris, namun ujung-ujungnya dijadikan budak seks.

"Walikota ingin adanya kesepakatan antara operator mobile dengan polisi agar nomor-nomor itu diblokir secepatnya, untuk memotong sumber pendapatan utama dari para geng tersebut," ungkap Kit Malhouse, pejabat di kantor walikota London.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip detikINET dari Guardian, Selasa (18/8/2009), riset menunjukkan bahwa perhelatan Olimpiade memang sering mendongkrak angka prostitusi tuan rumah. Misalnya di Olimpiade Athena 2004, jumlah perdagangan wanita di Yunani meningkat hampir 2 kali lipat daripada sebelumnya.

"Di tahun 2012, kami ingin kota kami jadi teladan dunia. Tapi kami memerlukan komitmen dari operator mobile untuk melawan pelecehan wanita. Kami ingin perusahaan seperti Vodafone, Orange, O2, Virgin, T-Mobile mempersulit para pelaku dengan memblokir nomor bisnis mereka," pungkas Malhouse.
(fyk/faw)





Hide Ads