Aksi ini digelar oleh Covent Garden institution, sebuah lembaga yang kerap menggelar tari balet, opera dan pertunjukan musik klasik lainnya di Royal Opera House, Inggris. Lembaga ini mengundang pengguna layanan microblogging Twitter untuk menulis bait-bait dalam opera terbaru mereka.
Seperti dikutip detikINET dari Reuters, Rabu (12/8/2009), salah satu bagian paling dramatis dari karya yang dihasilkan akan ditampilkan dalam Festival Deloitte Iginite, September 2009. Opera berbasis Twitter ini diharapkan bisa mengurangi kesan kuno dari pertunjukan musik klasik itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti apa naskahΒ yang dihasilkan? Pada bagian pertama ditampilkan seorang tokoh pria bernama William yang merana di sebuah menara karena baru saja diculik oleh sekelompok burung penuh dendam.
Berikut cuplikan naskah pertunjukan itu: "A small bird twitters over there, He sings without a single care, If only we could be so free, Without the worries and the... concerns of a nihilist. I would bring you flowers, but they would die. I would love you, but, why?"
(wsh/wsh)