Jawabannya adalah besar sekali. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Virginia Tech Transportation Institute, diketahui bahwa risiko kecelakaan yang terjadi jika seorang pengemudi asyik SMS-an adalah 23 kali lipat dibandingkan mereka yang tidak 'nyambi'. Maka jangan main-main!
Para peneliti Virginia Tech Transportation Institute mendapatkan hasil ini dengan cara menempatkan kamera di dalam kendaraan si pengemudi, kemudian melihat hasil rekaman yang mereka dapat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini disebabkan fokus mereka yang seharusnya ada di jalan, menjadi teralihkan selama beberapa detik untuk melakukan hal-hal tersebut. Untuk pengemudi yang SMS-an sendiri, fokusnya tersita kira-kira selama 4,6 detik-merupakan waktu yang lumayan untuk menyeberangi lapangan sepakola dengan kecepatan 55mph.
Dikutip detikINET dari Cnet, Selasa (28/7/2009), merujuk hasil studi di atas, tidak heran jika VTTI merekomendasikan bahwa semua kegiatan yang bisa mengalihkan perhatian pengemudi dari jalan, sebaiknya dihindari. Terutama bagi remaja yang baru punya ijin mengemudi, pemblokiran penggunaan ponsel saat menyetir sebaiknya diberlakukan karena mereka yang paling berpotensi melakukannya. (sha/faw)