Wajar saja kalau mereka akhirnya dapat teguran keras. Pasalnya, handset buatan SOny ini memiliki kemampuan pencari transmisi. Jelas, hal ini bisa memicu ledakan. Demikian detikINET kutip dari Switched, Rabu (22/7/2009).
Tindakan ini sangat membahayakan. Terlebih mereka membawanya di area fasilitas nuklir Y-12 milik Wackenhaut Services yang dilindungi. Bagian yang berisi bahan peledak, dibuat, dibongkar dan didaur ulang di tempat itu.
Kejadian ini dibenarkan oleh jurubicara Wackenhut Services, Courtney Henry. Wackenhaut merasa kecolongan karena aksi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hmm, seperti kasus bom di Jakarta baru-baru ini..
(sha/rou)