Berbagai macam cara mereka lakukan untuk melindungi warganya dari bahaya internet dan menjadi pecandu, salah satunya yang dilakukan salah satu rumah sakit di sana, Linyi Mental Health Hospital.
Rumah sakit tersebut menggunakan bentuk penyembuhan dengan electric shock therapy alias setrum untuk ribuan remaja yang mengikuti program mereka. Sebanyak 3.000 remaja telah menjalani program ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui pernyataan yang ditulis di website dan dilansir detikINET dari MSNBC, Rabu (15/7/2009), kementerian mengatakan bahwa tidak ada bukti klinik domestik ataupun internasional yang menunjukkan setrum ini membantu menyembuhkan para pecandu internet. Terapi ini biasanya digunakan bagi mereka yang mengalami depresi berat.
Pihak rumah sakit belum mau memberikan komentarnya mengenai hal tersebut. Namun juru bicara Yang Shuyun mengatakan, terapi ini hanyalah salah satu bagian dari program mereka, selain obat-obatan dan konseling. Mereka mematok biaya US$805 atau sekitar Rp8 juta per bulannya.
Diketahui, angka penggunaan internet di China memang melonjak tajam, dan 10% dari penggunanya yang berusia di bawah 18 tahun, adalah pecandu internet. Gejalanya adalah online selama lebih dari 6 jam per hari, nge-game dan memilih menonton konten porno dibanding bekerja dan belajar, serta marah jika mereka tidak bisa online. (sha/faw)