Inilah yang dialami gadis remaja berusia 15 tahun, Alexa Longuiera. Jangan sampai Anda mengalami nasib serupa seperti dia. Longuiera, gadis asal State Island, New York ini mengalami nasib naas, yakni kecemplung got gara-gara terlalu asyik melakukan aktivitas berkirim pesan singkat.
Aktivitas itu ia lakukan selagi berjalan kaki bersama temannya di trotoar Victory Boulevard. Mungkin ia mengira trotoar yang ia lalui mulus-mulus saja, namun ternyata prediksinya salah. Sebuah lubang got yang terbuka, tanpa tanda peringatan dan penutup, telah menantinya selagi dia siap mengirimkan SMS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah berhasil ditolong dan diangkat naik oleh pekerja DEP (Department of Environmental Protection), terlihat punggungnya menyisakan goresan panjang. Dan dokter yang memeriksanya mengatakan, ada kemungkinan Longuiera menderita kerusakan tulang punggung.
Sebuah pelajaran berharga dari kejadian yang dialami Longuiera. Akan tetapi dalam kasus ini sepertinya keluarga Longuiera tidak menerima begitu saja kejadian yang dialami anaknya.
Dikutip detikINET dari Silive, Senin (13/7/2009), mereka kini sedang menyiapkan tuntutan pada DEP (Department of Environmental Protection) yang bertanggung atas lubang petaka itu. Mereka menuding DEP bersalah karena membiarkan lubang itu terbuka dan tidak diberi tanda peringatan. (sha/faw)