Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Irak Pantau Aktivitas Teroris dari Ponsel

Irak Pantau Aktivitas Teroris dari Ponsel


- detikInet

Jakarta - Regulator telekomunikasi di Irak menerapkan kebijakan tegas dalam mengatur peredaran SIM Card pengguna telepon seluler. Bagi pengguna yang masih ngeyel tak melakukan registrasi, siap-siap saja dibuat meringis lantaran kartu mereka tak bisa digunakan.

Salah satu operator telekomunikasi setempat, Asiacell misalnya, baru saja memutuskan sambungan sekitar 500 ribu SIM Card yang tidak teregistrasi. Langkah tegas tersebut dilakukan untuk mendukung kebijakan pemerintah yang dibentuk pasca jatuhnya rezim Saddam Hussein itu.

Pemerintah Irak memang tak mau mengambil risiko dengan beredarnya sejumlah SIM Card tanpa tuan ini. Pasalnya dikhawatirkan, dari hal yang mungkin dianggap sebagian orang sepele itulah dapat memicu gangguan atau bahkan masalah yang mendera penduduknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan, dilansir detikINET dari Cellular News, Jumat (10/7/2009), pemerintah Irak juga khawatir bahwa ponsel dimanfaatkan untuk kegiatan teroris dalam mempersiapkan atau melancarkan aksinya.

Diar Ahmed, CEO Asiacell berharap, para pelanggan mereka dapat mengambil hikmah dari aksi 'tangan besi' yang dilakukan perusahaannya tersebut. Sebab, menurutnya, hal itu demi kebaikan mereka bersama.

"Kami berterima kasih kepada para penduduk yang telah mendukung kami dalam menjalankan misi ini. Dan kami akan terus menjaga pelayanan dan kualitas sektor telekomunikasi di Irak demi menciptakan pertumbuhan ekonomi dan membantu dalam membangun Irak yang baru," tandasnya. (ash/fyk)




Hide Ads