Detikcom bersama tiga wartawan Indonesia dan juga wartawan se-Asia Tenggara turut serta dalam acara tersebut. Awal mulanya, rombongan yang berjumlah 31 wartawan diinapkan di Traders Hotel, Distrik Chomyang.
Pabrikan Nokia terletak di distrik Xinwang, sekitar 30 menit perjalanan dari hotel.Β Xinwang merupakan kawasan industri baru yang juga dikenal sebagai pusat pengembangan teknologi dan ekonomi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benar saja, saat memasuki Xinwang, tampak sejumlah perusahaan berdiri berjajar. Perusahaan-perusahaan itu dipisahkan oleh jalan lebar yang kondisinya cukup bersih. Pepohonan yang rindang di tepi jalan membuat pemandangan Xinwang terasa sejuk, meski langit Beijing terlihat muram karena polusi.
Nokia merupakan 'pemimpin' atau lokomotif dari total 20 perusahaan yang berada di Xinwang. Dengan kata lain, kawasan tersebut memang tumbuh karena adanya Nokia yang melebarkan sayap ke China untuk memenuhi pasar negara itu dan Asia.
Seluruh perusahaan 'big player' itu bersinergi dengan Nokia dalam hal penyediaan komponen-komponen dan bahan baku pembuatan ponsel. Misalnya saja, Sanyo, perusahaan Jepang, yang memproduksi baterai bagi Nokia. Kemudian ada Friwo,
pembuat charger. Untuk mengirim ponsel Nokia ke seantero China maupun Asia, dibangun perusahaan jasa pengiriman DHL Express.
Tidak sulit menemukan pabrik Nokia. Sebab, bangunannya tergolong besar dan luas dibanding pabrik lainnya. Letaknya di paling ujung kawasan Xinwang yang berbentuk persegi panjang. Rombongan tiba di "Nokia Park" sekitar pukul 09.00 waktu setempat, Senin (6/7/2009).
Kesibukan telah tampak di pabrik tersebut. Ratusan karyawan Nokia turun dari bus jemputan berwarna putih dan ber-AC. Nokia mempunyai sekitar 6.500 pekerja, yang mayoritas berusia muda.
Gedung Nokia terdiri dari dua bangunan. Pertama, dikenal dengan nama green building. Di dalamnya terdapat bagian-bagian seperti test center, research and development (R&D), Design Studio, dan perkantoran. Sementara gedung satunya lagi adalah tempat berbagai ponsel nokia dirakit. Ingin tahu lebih dalam seluk beluk pabrik Nokia China? Tunggu artikel selanjutnya.
(irw/faw)