Dikatakan Gatot S. Dewa Broto, Kabag Pusat Informasi dan Humas Depkominfo, persiapan posko tersebut sudah dilakukan sejak seminggu menjelang hari H pencontrengan, dan akan terus dipantau hingga beberapa hari berikutnya.
"Ditjen Postel terus melakukan monitoring secara intensif baik dari kantor pusat Ditjen Postel maupun melalui seluruh kantor Balai dan juga Loka Monitoring Frekuensi Radio di seluruh Indonesia untuk stand by 24 jam penuh," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita memonitor apakah jaringan frekuensi itu betul-betul clear, kemudian pada saat dinamika pilpres berlangsung jangan sampai ada yang menggunakan frekuensi itu untuk memanaskan temperatur politik," tukas Gatot kepada detikINET, Selasa (7/7/2009).
Kegiatan seperti ini sejatinya bukan dilakukan untuk Pemilihan Presiden 2009 ini saja, tetapi juga telah berlangsung pada beberapa pemilu dan pilkada sebelumnya.
"Sejauh ini hingga tanggal 6 Juli 2009 tidak ada laporan anomali pelanggaran penggunaan frekuensi radio untuk kepentingan Pemilihan Presiden 2009." Gatot menadaskan. (ash/faw)