Robot dari Surabaya ini berhasil mengalahkan dua robot lain asal Universitas Gadjah Mada(UGM) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di final yang digelar belum lama ini di Grha Sabha Pramana, UGM. Tim robot βPatriotβ UGM harus puas menduduki peringkat kedua, sementara posisi ketiga diduduki tim robot βShiraruβ dari UPI.
D4=S1 berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan sesuai aturan yang telah ditetapkan juri. Dengan mulusnya, robot ini melaju melewati rintangan dan berhasil memukul bedug dengan catatan waktu 54 detik dari 3 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih pada kategori KRI tim robot βK'yuh B'imbayβ dari Politeknik Negeri Banjarmasin dinyatakan sebagai tim dengan desain robot terbaik. Selanjutnya tim robot βZhafarul Zero Heptaβ dari Universitas Muhammadiyah Malang keluar sebagai robot dengan inovasi terbaik. Dan tim robot βPhi_Cool dari Universitas Brawijaya sebagai juara harapan.
Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan bahwa tim βDjodja X-01, UGM dinyatakan sebagai robot dengan teknologi informasi terbaik.Β
Sementara, pada KRCI di divisi senior robot beroda berturut-turut peringkat satu diraih oleh tim robot βDU114-V9β Universitas Komputer Indonesia Bandung, posisi kedua diraih βN4HLβ Universitas Brawijaya, dan posisi ketiga diduduki βBonangβ UGM.
Sedangkan juara kategori divisi robot berkaki, posisi pertama diduduki tim robot βPower of Dreamsβ, Institut Teknologi Bandung(ITB), peringkat dua βPhoenix-ERβ, Universitas Tarumanegara, dan peringkat tiga diraih βJoAD's_VICTβ, Politeknik Batam.
Berikutnya juara pada divisi expert single, peringkat satu diduduki βXT Bimasenaβ dari LPKTA Yogyakarta, posisi kedua βAl-'Adiyatβ, PENS, dan posisi ketiga βNIRU-112β, Universitas Komputer Indonesia. Kemudian pada divisi expert battle, robot βDEWOβ, PENS berhasil meraih peringkat pertama disusul βDjodja X-01β, UGM dan βGhen_GRβ, PENS di posisi ketiga. Sementara robot βA_Benkβ dari Politeknik Bengkalis harus puas menduduki posisi juara harapan. (fyk/fyk)