Mackenzie Patrick Riede, 25, demikian nama pemuda tersebut, mencuri kartu kredit ibunya dan kemudian menggunakannya untuk melakukan panggilan ke layanan seks.
Dikutip detikINET dari Timesdaily, Minggu (14/6/2009), aksi ini terbongkar saat sang ibu mendapat tagihan kartu kredit. Tentu saja ibunya kaget bukan kepalang mendapat tagihan senilai lebih dari US$300.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kontan ibunya berang dan memutuskan menghubungi polisi. Saat polisi datang, Riede berusaha melarikan diri. Namun, akhirnya polisi dapat membekuknya.
"Ia menggunakan kartu kredit ibunya sebanyak tiga kali tanpa sepengetahuan ibunya, untuk menghubungi layanan telepon seks," jelas Chad Carruth, penyidik kasus ini.
Atas perbuatannya, Riede mendapat sejumlah dakwaan yakni, melakukan tindakan kriminal penyalahgunaan kartu kredit, dan berusaha kabur dari kejaran polisi. Jika terbukti bersalah, hukuman penjara selama 1-10 tahun menantinya.
(faw/faw)