Dalam minggu ini, pihak militer Amerika akan resmi merilis situs resmi Facebook dan Twitter mereka. Kehadiran situs-situs ini dinilai menyajikan informasi yang lebih cepat dan akurat dari media-media lain.
Selain untuk mengirimkan informasi langsung dari medan peperangan di Afganistan, perilisan situs situs jejaring tersebut juga memiliki tujuan lain, yakni untuk menghalau propaganda yang dilakukan pihak Taliban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Â
Kekuatan dan kecepatan situs ini dibuktikan pada Senin kemarin, saat pihak militer AS mengumumkan berita kematian anggota mereka lewat Twitter, beberapa jam lebih awal sebelum mereka mengumumkannya secara resmi dalam keterangan pers.
Facebook dan Twitter memang telah lama dipakai di kalangan militer. Tetapi untuk medan Afganistan, langkah ini adalah yang perdana. Dikutip detikINET dari Foxnews, Selasa (2/6/2009), mereka berharap akan mampu menggandeng ribuan pengguna setelah perilisan resminya nanti. (sha/faw)