Militer Amerika Serikat akan melakukan pembenahan pada operasi cyber mereka. Salah satunya, kendali tentara cyber akan dipusatkan di Maryland.
Demikian pernyataan Direktur National Security Agency, Keith Alexander, dalam pernyataan kepada sub-komite Armed Services di Dewan Perwakilan AS. Demikian seperti dikutip detikINET dari TopTechNews, Sabtu (9/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Pentagon ini menyusul disiapkannya pernyataan pemerintahan Obama mengenai kondisi keamanan cyber AS. Secara terpisah, lembaga independen National Research Council, telah mengkritisi kebijakan pemerintahan Obama seputar perang cyber.
(wsh/wsh)