Lt. Gen. Benjamin Freakley yang mengepalai bidang rekruitmen memandang situs jejaring sosial sebagai cara baru untuk mencari calon tentara.
Facebook juga dimanfaatkan oleh Gen. Raymond Odierno, komandan tinggi pasukan AS di Irak untuk menjawab berbagai pertanyaan seputar misi di Irak dan meyebarkan
informasi tentang apa yang dilakukan pasukan di sana, demikian dikutip detikINET dari MSNBC, Senin (4/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbagai sarana digunakan militer AS untuk menjaring anggota baru. Dalam situsnya, militer AS menambahkan video game, perekrut virtual serta klip-klip yang menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar kehidupan para tentara.
Karena menyadari besarnya kekuatan dunia maya, angkatan darat AS membentuk divisi media sosial dan online sebagai bagian dari badan humas mereka.
Pihak militer AS ingin menjadikan situs jejaring sosial dan blog sebagai forum terbuka, yang menampilkan berbagai komentar dari dua sisi, baik positif maupun negatif.
"Ketika kaum muda melihat komentar dari dua sisi, ini dapat membantu mereka memutuskan bahwa budaya tentara cocok untuk mereka," ujar Danny Andazola,
tentara cadangan dari Denver.
(faw/faw)