Demikian penilaian Ketua TI KPU Dr Bambang Edi Leksono kepada detikINET, Kamis (12/3/2009) mengomentari lembaga yang juga diperkuatnya tersebut.
"Kalau persiapannya seperti ini, maka bertedensi akan ke manual dengan cara 'padat karya' seperti dulu. Syukur, jika sudah pakai TI di sebagian aja," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang pun menyayangkan keputusan Ketua KPU Abdul Hafiz Anshari yang tidak menjalankan saran yang timnya berikan. "Padahal mulai dari input, proses, output hingga data center sudah kami siapkan, tinggal dijalankan saja," sesalnya.
Dari seluruh komponen dalam sistem TI KPU, menurut Bambang, hal yang paling penting adalah di bagian sistem tabulasi suara. "Yakni bagaimana kita memberikan informasi dengan ketepatan yang benar, terus kemudian kita mempunyai back-up data yang baik, selain cara manual juga dilakukan," ujarnya.
"Kalau menurut saya, dibandingkan Pemilu 2004, sistem TI KPU di pemilu 2009 ini mengalami kemunduran. Kalau bisa sama saja sudah bagus," pungkasnya.
(ash/faw)