Ya, hal ini terkait dengan layanan perta online yang disediakan Google, Microsoft dan juga perusahaan lainnya seperti Yahoo. Sebuah peraturan sedang digodok anggota legislatif Amerika Serikat untuk 'memaksa' para penyedia layanan peta online untuk mencegah aksi terorisme.
Tepatnya, Google dkk diminta mengaburkan (blur) gambar-gambar pada peta mereka yang menampilkan target terorisme. Ini termasuk gedung sekolah, gedung pemerintahan dan tempat peribadatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip detikINET dari NYTimes, Kamis (5/3/2009), meski belum ada peraturan ini beberapa penyedia peta online telah secara sukarela mengaburkan gambar lokasi tertentu. Google, Microsoft dan beberapa penyedia gambar bagi kedua perusahaan itu dikabarkan telah mengaburkan lokasi seperti Gedung Putih. (wsh/wsh)