Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Konsumen Asia Mulai Keranjingan Belanja Online

Konsumen Asia Mulai Keranjingan Belanja Online


- detikInet

Jakarta - Pasar e-commerce di Asia semakin bergairah. Semakin banyak konsumen yang berbondong-bondong berburu barang di internet. Apa sebab?

Asia, yang memiliki angka penetrasi Internet 17%, masih di bawah Amerika Utara dan Eropa, mampu menjadi salah satu region pasar e-commerce dengan pertumbuhan paling cepat. Bahkan untuk Jepang, tiap tahunnya ditargetkan kenaikannya sebesar 40 persen.

"Berselancar di internet saat ini menjadi semacam gaya hidup. Semakin banyak retailer yang sadar bahwa ini adalah kesempatan untuk berhubungan langsung dengan konsumen," ujar Sandra Hanchard, analisis Hitwise.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jenis-jenis barang yang paling banyak diburu di masing-masing negara berbeda. Di Taiwan misalnya, game online seperti mahjong menjadi paling diminati, sedangkan di Hongkong dan Australia, konsumen lebih condong ke situs penjualan manca negara. Sementara itu, di India, gemstones, handset mobile, MP3 hingga pakaian wanita menjadi barang yang paling banyak dibeli.

"Dengan berbelanja online, yang perlu kulakukan hanyalah duduk di ruanganku dan berbelanja," pengakuan Cecelia Wang, seorang mahasiswa di Taipei yang hobi belanja online.

Kondisi perekonomian yang suram justru mendorong orang-orang untuk berbelanja barang-barang bekas via online dan menyambangi situs lelang online.

Kalangan analis memprediksikan faktor yang mendorong pertumbuhan pasar e-commerce Asia, selain karena kepraktisan yang ditawarkan, juga karena adanya perbaikan infrastruktur telekomunikasi dan cara pembayaran yang lebih aman.

Dikutip detikINET dari Reuters, Kamis(19/2/2009), Amazon.com dan eBay merupakan situs-situs yang paling populer di Asia.

(faw/faw)





Hide Ads