Seperti diketahui, saat ini tiap vendor ponsel mendesain charger sendiri-sendiri. Jika konsumen ganti merek ponsel, otomatis mereka juga harus mengganti charger.
"Persetujuan ini untuk menggerakkan industri menuju charger single yang efisien untuk semua ponsel," jelas Michael O'Hara, Marketing Director lembaga GSM Association seperti dikutip detikINET dari AFP, Rabu (18/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Standarisasi charger memang sudah cukup lama didengang-dengungkan. Komisi Eropa misalnya, adalah salah satu pihak yang paling getol mendesak pabrikan ponsel menstandarisasi charger.
Dengan satu jenis charger saja, diharapkan dapat menghemat ongkos perusahaan karena ponsel tak perlu lagi dibundle dengan charger.
(fyk/ash)