Meski pengadilan sudah melarang, foto dan alamat Sokaluk ditampilkan di Facebook oleh beberapa user. Sedikitnya tiga grup online di Facebook telah memposting foto-foto tersangka.
Tak pelak, Sokaluk pun dihujat habis-habisan di Facebook karena baru dirinya yang ditetapkan sebagai pelaku pembakaran. Sebab karena perbuatannya, banyak nyawa manusia harus melayang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia seharusnya dilempar ke dalam api dan dibiarkan terbakar," seru postingan lainnya seperti dikutip detikINET dari Guardian, Selasa (17/2/2009).
Sokaluk sendiri punya account di Facebook, namun di situ ia tak punya seorangpun teman. Ia mendeskripsikan diri sebagai pria bahagia yang sedang menantikan wanita untuk dinikahi.
Adapun menurut tetangganya, Sokaluk adalah seorang penyendiri yang senang bermain api di halaman rumahnya.
(fyk/ash)