Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Utones, Terima Iklan di Ponsel Dapat Uang

Utones, Terima Iklan di Ponsel Dapat Uang


- detikInet

Bandung - Aplikasi buatan anak bangsa, Utones, coba untuk memanfatkan ponsel sebagai media iklan. Namun uniknya, dengan aplikasi ini, pelanggan yang melihat iklan akan mendapat bayaran.

Tak hanya berupa teks dan gambar, Utones bisa menghadirkan iklan multimedia di ponsel. "Ini teknologi baru dan pertama kali di Indonesia bahkan di Asia Pasifik," kata Head of Marketing Communication Division PT Mobile Kreasi Indonesia Dendi Pratama selaku pembuat Utones saat ditemui detikINET di Hotel Aston Braga, Bandung.

Menurut Dendi, bukan hanya pemasang iklan saja yang akan mendapatkan keuntungan. Pelanggan yang notabene konsumen iklan tersebut akan mendapatkan upah 50 poin dan kompensasi atas GPRS yang dipergunakan sebanyak 50 poin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Satu poin setara dengan Rp 1. Total Rp 100 kita berikan buat pelanggan. Poin tersebut akan dikumpulkan dalam wallet, menu yang bisa diakses dalam Utones. Dan pelanggan bisa langsung menukarkannya dengan pulsa ataupun konten yang lain seperti ringtone, wallpaper ataupun lainnya," paparnya.

Dengan konsep win-win solution, Utones berbagi keuntungan antara pengiklan, pelanggan serta agen distribusi Utones.

Untuk pengiklan, tambah Dendi, akan mendapatkan media iklan dengan target market yang segmented sesuai karakteristik produknya. Pengguna ponsel akan mendapatkan kompensasi untuk setiap iklan yang dilihat serta untuk agen akan mendapatkan kompensasi dari iklan yang dilihat oleh user yang terdaftar melalui agen tersebut.

"Tidak ada promosi yang sia-sia karena tidak tepat sasaran. Pengiklan akan diarahkan ke pelanggan yang spesifik. Sedangkan pelanggan akan menerima kompensasi setiap kali melihat iklan. Agen juga akan kebagian untung. Semuanya untung pokoknya," imbuh Dendi sumringah.

Namun sayang aplikasi ini belum bisa di-install ke semua jenis ponsel yang beredar di pasaran. Utones baru bisa dibenamkan dalam ponsel yang bersistem operasi symbian.

"Saat ini baru bisa di ponsel dengan sistem operasi symbian, baik symbian 2 ataupun 3. Kita akan kembangkan untuk ponsel dengan sistem operasi Windows Mobile. Rencananya 2 bulan lagi sudah selesai," pungkas pria berkacamata ini.
(afz/ash)






Hide Ads