Untuk itulah, para peneliti dari University of North Carolina ingin membuktikan
betapa mudahnya para remaja membeli alkohol online. Dalam riset berbudget US$ 400 ribu, mereka bakal meneliti sekitar 100 situs yang menjual alkohol di nternet.
Sebelumnya, para periset yang sama pernah meneliti kemudahan pembelian rokok secara online. Mereka menyimpulkan diperlukan metode penjualan yang lebih ketat untuk mencegah anak-anak membeli rokok di internet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
kedapatan hanya memberi syarat mudah bagi pembeli alkohol. Misalnya cukup dengan menyatakan diri sudah berumur 21 tahun, minuman alkohol bisa langsung dibeli.
"Mereka (pihak situs-red) tidak melakukan upaya yang cukup untuk mencegah anak di bawah umur membelinya," demikian kata Laura Borders, pelajar N.C. School of Science and Mathematics yang terlibat dalam studi tersebut. (fyk/ash)