Upaya itu akan dilakukan seiring hasil penelitian yang menunjukkan makin maraknya penggunaan internet oleh kelompok teroris. "Blog dan forum online memiliki peran penting dalam membiarkan komunikasi di antara mereka yang mengancam Amerika Serikat," sebut pernyataan departemen itu yang dikutip detikINET dari USAToday, Minggu (28/12/2008).
Nantinya hal itu akan dilakukan dengan memanfaatkan sistem pencarian di internet ala Google. Saat ini Departemen Keamanan Dalam Negeri AS sedang meninjau perusahaan-perusahaan yang bisa menyediakan jasa itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun di sisi lain, analis terorisme Matt Devost nampak meragukan upaya ini. "Saya tidak bisa membayangkan sebuah skenario ada orang yang menulis di forum online, 'saya akan meluncurkan peledak di lokasi ini' dan pemerintah akan menemukan kalimat semacam itu. Kebanyakan posting soal serangan teroris di internet adalah fantasi," ujarnya.
Departemen lain di AS dikabarkan sudah menerapkan metode pencarian internet dalam mengumpulkan data intelijen. Chip Ellis dari Memorial Institute for the Prevention of Terrorism mengatakan Departemen Pertahanan AS adalah salah satu yang sudah melakukannya. (wsh/wsh)