Tidak terima dengan hal itu, sebuah showroom Nokia pun diserang oleh masyarakat India. Serangan ini diprakarsai oleh aktivis muda dari partai oposisi setempat, BJP.
"Kami meminta Nokia dan orang yang terlibat dalam konspirasi ini dikenai sanksi karena membuat aktivitas anti nasionalis. Kami akan mengintensifkan protes jika kasus ini tidak diperhatikan," kata Sharad Jain, anggota parlemen lokal dari BJP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi protes ini, pihak Nokia segera meminta maaf. Mereka menyatakan bahwa tercantumnya Kashmir sebagai wilayah Pakistan merupakan error saja. Nokia juga menambahkan bahwa peta India yang terdapat dalam handset Nokia bersumber dari perusahaan luar, yakni Navteq, Inc.
Sharing cerita soal ponsel Nokia? Gabung di detikINET Forum! (fyk/ash)