Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Penggunaan IPv6 Melonjak 300 Persen

Penggunaan IPv6 Melonjak 300 Persen


- detikInet

Jakarta - Ketersediaan alamat internet protokol versi 4 (IPv4) kian menipis. Sejumlah negara pun terus menggenjot penggunaan alamat IP generasi mendatang atau IPv6.

Kini, setelah sosialisasi digencarkan, penggunaan alamat internet berbasis IPv6 terus bertambah. Menurut data terbaru dari Number Resource Organisation (NRO) peningkatannya mencapai 300 persen dalam kurun waktu dua tahun.

Negara-negara berkembang dikatakan punya peran penting dalam pengembangan IPv6. NRO menunjuk India sebagai salah satu contoh suksesnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka (negara-negara berkembang-red.) bisa mengimplementasikan IPv6 sejak awal, dengan lebih bisa mengindahkan biaya yang dibutuhkan untuk transisi (dari IPv4)," ujar Adiel Akplogan, Chief Executive dari Regional Internet Registries Afrika.

Seperti dikutip detikINET dari Vnunet, Kamis (4/12/2008), NRO pun berharap akan lebih banyak organisasi lagi yang bermigrasi ke teknologi IPv6. Pasalnya, ketersediaan alamat IP versi 4 sudah 'sekarat'.

Bahkan, saking mendesaknya kondisi ini, para vendor software dan hardware juga didesak NRO untuk mendukung penerapan IPv6 dalam produk-produk yang mereka hasilkan.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Pemerintah Indonesia sendiri mengharapkan migrasi IPv4 ke IPv6 sudah diselesaikan pada 2012 mendatang. Hal ini demi mendukung pengoperasian infrastruktur jaringan serat optik internasional Palapa Ring pada 2010.

(ash/fyk)






Hide Ads