Tim kampanye McCain pun bereaksi dan mendesak YouTube mempertimbangkan tindakannya tersebut. Namun seperti dilansir Vnunet dan dikutip detikINET, Jumat (17/10/2008), YouTube menolak memberi perlakuan spesial pada calon presiden dari Partai Republik itu.
Pihak YouTube dan tim kampanye McCain saling berdebat mengenai peraturan DCMA yang memungkinkan situs menghapus konten atas permintaan pemilik hak cipta. Uniknya, McCain sendiri dulunya termasuk yang menyetujui aturan DCMA di tahun 1998.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tim kampanye McCain tak menyerah begitu saja. Mereka mengirim surat ke YouTube agar memikirkan ulang penghapusan itu dengan alasan ada aturan dimana individu bisa memakai klip berhak cipta dalam keadaan tertentu, misalnya jika tidak dipakai untuk tujuan komersial.
Akan tetapi YouTube bersikukuh untuk menghapus video kampanye McCain. Mereka menyatakan tetap tidak mau mengistimewakan video kampanye calon presiden AS sekalipun.
Ingin tahu berbagai info soal olah digital? Gabung saja di detikiNET Forum! (fyk/ash)