Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Studi: Video Game Ciptakan Warga Negara yang Baik

Studi: Video Game Ciptakan Warga Negara yang Baik


- detikInet

Seattle - Video game seringkali hanya dianggap sebagai hiburan belaka, bahkan kadang memicu kontroversi terkait konten kekerasan atau bikin sukar bergaul. Namun menurut studi terbaru, video game justru membuka kesempatan bagi remaja untuk bersosialisasi dan memicu diri menjadi warga negara yang baik.

Dalam studi lembaga Pew Internet & American Life Project, 44 persen remaja yang disurvei mengaku mempelajari problematika masyarakat lewat video game. Mereka yang terlibat pemecahan masalah virtual dalam game dikatakan terlibat lebih aktif dalam kegiatan kemasyarakatan dan tertarik mempelajari isu politik.

Disimpulkan pula dalam studi ini bahwa bermain video game setiap hari tidak mempengaruhi aktivitas sosial remaja dan juga tidak menyebabkan mereka terpisah dari kehidupan nyata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Stereotipe bahwa video game adalah aktivitas anti sosial tidak tepat. Remaja umumnya bermain game bersama teman atau keluarga, baik secara online maupun offline," tukas Amanda Lenhart, salah satu pembesut studi tersebut seperti dilansir SeattlePI dan dikutip detikINET, Rabu (17/9/2008).

Survei ini mungkin bisa menjawab perdebatan mengenai manfaat atau keburukan video game ketika hampir semua remaja adalah pemain game. Dalam laporan itu, terdapat data bahwa 97 persen remaja AS yang berusia 12 sampai 17 tahun telah biasa memainkan game.

Adapun judul game yang sering dimainkan adalah Guitar Hero, Halo 3, Madden NFL, Solitaire, dan Dance Dance Revolution.

Ingin tahu info seputar video game favorit? Gabung segera di detikINET Forum!
(fyk/ash)




Hide Ads