Persisnya, portal kepunyaan Google ini tidak akan menoleransi segala video yang dinilai mempromosikan hal-hal yang membahayakan dan menyebabkan kematian. Misalnya saja video-video yang menampakkan praktek pelatihan untuk menjadi teroris.
Langkah ini tampaknya dilakukan YouTube karena gencarnya tekanan dari senator Amerika Serikat (AS) Joseph Lieberman. Ia terus memprotes Google terkait adanya video teroris di YouTube.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Merupakan kabar baik jika jumlah video semacam itu di web semakin sedikit. Namun memang masih banyak video itu bertebaran di banyak situs di seluruh dunia," kata juru bicara lembaga investigasi FBI, Richard Kolko.
Akan tetapi di sisi lain, terdapat perdebatan apakah langkah pelarangan video teroris ini bakal efektif untuk menangkal ancaman. Demikian seperti dilansir The West dan dikutip detikINET, Jumat (12/9/2008).
Ingin tahu info seputar olah video? Gabung saja di detikINET Forum! (fyk/dwn)