Menurut Country Manager Intel Indonesia, Budi Wahyu Jati, hal itu tak akan terjadi. "Orang jangan salah kaprah, netbook bukanlah pengganti notebook. Produk ini (netbook-red.) hanyalah pelengkap karena fungsinya berbeda dengan notebook," ujarnya dalam temu media di Cafe Neo Vanity Jakarta, Kamis petang (17/7/2008).
Budi menambahkan, meskipun bentuknya terlihat sama, namun kemampuan kedua produk tersebut berbeda. "Dan kalau dipaksakan pengguna membuat konten dengan netbook maka akan berat dan hasilnya tidak akan maksimal," tukasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Netbook, menurut Budi, lebih ditujukan sebagai pilihan komputer jinjing kedua. Namun bukan untuk pengguna yang memerlukan kemampuan komputasi yang canggih. Selain itu pengguna pemula seperti anak-anak sekolah juga cocok untuk menggunakan netbook.
Secara bisnis, netbook tidak dikhawatirkan bakal mengganggu pangsa pasar noteboook. Justru, Budi meyakini netbook akan menciptakan lahan bisnis baru. "Pasar notebook tak akan terganggu, tetapi akan termakan itu pasti. Tapi selain itu, netbook juga bakal menciptakan suatu pasar baru," tandasnya.
Mau ngobrol seputar notebook, netbook atau komputer dekstop? Masuk saja ke detikINET Forum di threat khusus PC. (ash/fyk)