Demikian disampaikan wakil presiden Microsoft, Bill Veghte, melalui sebuah surat yang dikirimkan kepada pelanggan.
Suplai sistem operasi Windows XP sejatinya dihentikan per 30 Juni 2008, namun karena mempertimbangkan konsumen, Microsoft memutuskan untuk memperpanjangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk diketahui saja, mayoritas kalangan perusahaan menolak meng-upgrade sistem operasinya ke Windows Vista karena alasan kompabilitas dengan berbagai software. Selain itu, dibutuhkan spesifikasi hardware yang cukup tinggi untuk menjalankan Vista. Banyak perusahaan dan individual memilih membeli PC baru berbasiskan Windows XP.
Lebih lanjut disebutkan, Microsoft tak akan lagi menjual Windows XP dalam bentuk paket kepada manufaktur PC. Namun konsumen yang menginginkan Windows XP dipastikan bisa mendapatkannya.
Dalam suratnya, Veghte juga memastikan bahwa sistem operasi terbarunya - Windows 7 - akan diluncurkan pada 2010 mendatang. Arsitektur inti Windows 7 diklaim Veghte tak akan berbeda jauh dengan Windows Vista. "Kami ingin memastikan proses migrasi dari Windows Vista ke Windows 7 berjalan lancar," imbuh Veghte lagi.
Anda pengguna Windows? Sampaikan pendapat Anda di thread Windows Mania di detikINET Forum.
(dwn/fyk)