Menurut sebuah riset di Swedia, masalah tersebut banyak dialami oleh para remaja. Kini makin banyak remaja yang terindikasi kecanduan ponsel untuk hal-hal yang belum tentu penting. Pasalnya, mereka banyak menggunakan ponselnya dengan tidak peduli waktu.
Contohnya, pada remaja yang terindikasi kecanduan berponsel tak akan ragu untuk menyebarkan nomor ponselnya disitus jejaring, demi mendapatkan teman baru. Otomatis, ponsel mereka tak lagi digunakan semestinya, hanya untuk aktivitas yang tak penting. Tak jarang, mereka sering dihubungi saat tengah malam atau saat belajar dalam menghadapi tes.
"Kecanduan ponsel kini makin banyak terjadi. Para remaja berkeinginan untuk terus dapat dihubungi jam berapapun juga," ungkap ketua riset, Dr. Gaby Badre seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Jumat (13/6/2008).
Tentunya hal ini dapat mengakibatkan efek negatif terhadap kehidupan mereka. Karena standby 24 jam untuk hal-hal yang tak penting bisa berakibat buruk bagi kesehatannya atau masalah lainnya.
Menurut Dr. Badre, jalan keluarnya adalah, para remaja tersebut harus dibuat lebih awas terhadap resiko yang akan mereka hadapi bila terlalu lama menggunakan ponsel yang tak kenal waktu. Karena, gangguan tidur dan stress merupakan sumber dari berbagai macam penyakit fisik maupun psikis. (amz/wsh)