Itulah yang diungkapkan oleh para peneliti dari University of Missouri. Video game yang dapat membantu para penyandang autis ini dinamakan "Space Race". Saat memainkan game ini, para penyandang autis diminta untuk meluncurkan roket yang ada di layar. Tujuannya adalah melatih bagian-bagian otak untuk berkonsentrasi.
Dikutip detikINET dari Theinquirer, Selasa (29/4/2008), proses pemulihan ini disebut neurofeedback dan bekerja dengan menempelkan sensor di kulit kepala. Tingkat konsentrasi diukur dengan feedback audio visual yang ditampilkan di monitor, sedangkan aktivitas otak akan ditampilkan di monitor yang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain sebagai terapi penyembuhan bagi penyandang autis, game ini juga dapat digunakan untuk terapi trauma otak, stroke, depresi, pecandu alkohol, dan sindrom pramenstruasi.
Memiliki informasi menarik seputar dunia game? Sampaikan di detikINET Forum! (faw/dwn)