Teknologi ini telah dikembangkan sejak beberapa tahun oleh KNFB dengan nama KNFB Reading Technologies dan telah dijual sebagai perangkat mandiri. Perangkat itu kini dibenamkan pada ponsel dan diklaim sebagai perangkat pembaca teks terkecil yang pernah ada.
"Perangkat simpel ini ideal untuk mereka yang tuna netra," ungkap James Gashel, VP of Business Development KNFB seperti dikutip detikINET dari PCMag, Selasa (29/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan, software itu mampu memahami sebagian besar dokumen cetak seperti surat, memo dan buku, bahkan juga tulisan di kemasan barang. Kecepatan pembacaannya juga bisa disetting pengguna. Namun sayangnya, harga software ini masih mahal, mencapai kisaran US$ 1500 (sekitar 15 juta rupiah). (fyk/fyk)