Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Digadang-gadang, iPhone Justru Loyo di Inggris

Digadang-gadang, iPhone Justru Loyo di Inggris


- detikInet

Inggris - Setelah sekian lama dinanti, akhirnya iPhone datang menyapa masyarakat Inggris. Namun, penantian panjang ini tidak berbuah manis, baik bagi masyarakat Inggris maupun bagi Apple, produsen iPhone. Gadget yang digadang-gadang akan laris manis di negeri Ratu Elizabeth ini ternyata justru loyo penjualannya.

Operator seluler O2 yang memenangkan kontrak eksklusif untuk menjual iPhone di Inggris hanya berhasil membukukan angka penjualan sebanyak 190 ribu unit dalam tempo delapan bulan pertama setelah diluncurkan pada November silam.

Seperti dikutip detiINET dari Telegraph, Senin (21/1/2008), banyak konsumen yang urung membeli iPhone karena memandang harga yang ditawarkan terlampau mahal. Selain itu, konsumen juga enggan terikat dengan kontrak yang ribet, yakni harus terikat dengan satu operator tunggal, O2, selama kurun waktu 18 bulan, dan membayar 35 Poundsterling setiap bulannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal O2 telah memprediksikan bahwa sebanyak 200 ribu unit iPhone akan laris manis di dua bulan pertama. Kalangan analis bahkan memprediksikan bahwa jumlah penjualannya akan jauh melampaui target tersebut. Dengan dipatok seharga 269 Poundsterling (1 Poundsterling = Rp 18.435 , sumber: detikcom), iPhone diprediksikan akan laku keras dan menjadi best seller layaknya pendahulunya, iPod. Namun, ternyata semuanya meleset.

Penjualan iPhone yang loyo di Inggris ini tentu mengecewakan Apple, karena selama ini perusahaan Steve Jobs ini telah sukses menjual lebih dari 4 juta iPhone di seantero jagad, atau dalam sehari menjual sebanyak 20 ribu iPhone. Oleh karena itu, pihak Apple berusaha mengambil hati konsumen dengan meluncurkan software baru termasuk upgrade fitur pendeteksi lokasi.Β  (dwn/dwn)





Hide Ads