Operator seluler O2 yang memenangkan kontrak eksklusif untuk menjual iPhone di Inggris hanya berhasil membukukan angka penjualan sebanyak 190 ribu unit dalam tempo delapan bulan pertama setelah diluncurkan pada November silam.
Seperti dikutip detiINET dari Telegraph, Senin (21/1/2008), banyak konsumen yang urung membeli iPhone karena memandang harga yang ditawarkan terlampau mahal. Selain itu, konsumen juga enggan terikat dengan kontrak yang ribet, yakni harus terikat dengan satu operator tunggal, O2, selama kurun waktu 18 bulan, dan membayar 35 Poundsterling setiap bulannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjualan iPhone yang loyo di Inggris ini tentu mengecewakan Apple, karena selama ini perusahaan Steve Jobs ini telah sukses menjual lebih dari 4 juta iPhone di seantero jagad, atau dalam sehari menjual sebanyak 20 ribu iPhone. Oleh karena itu, pihak Apple berusaha mengambil hati konsumen dengan meluncurkan software baru termasuk upgrade fitur pendeteksi lokasi.Β (dwn/dwn)