Apple resmi merilis iPhone Duo di Indonesia pada Jumat (30/10/2026). HP layar lipat pertama Apple ini dijual mulai Rp 45.678.910 hingga Rp 75.999.000, menawarkan layar utama 7,58 inch, chip A20 Pro, dua kamera 48 MP, serta kemampuan menjalankan dua aplikasi sekaligus.
iPhone Duo kini sudah bisa dibeli melalui jaringan distributor resmi Apple, termasuk iBox dan Erafone, setelah sebelumnya membuka preorder pada 23 Oktober lalu. Perangkat ini hadir dalam dua pilihan warna, yakni Star White dan Night Sky.
Dengan desain lipat menyerupai buku atau paspor, iPhone Duo menawarkan pengalaman berbeda untuk membaca, menonton video, bermain game, hingga multitasking. Kehadirannya sekaligus menandai langkah pertama Apple memasuki pasar HP layar lipat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"iPhone Duo adalah perubahan paling transformatif pada iPhone sejak iPhone generasi pertama. Dengan desain yang benar-benar baru dan pengalaman yang intuitif, perangkat ini menunjukkan apa yang mungkin dilakukan ketika perangkat keras dan perangkat lunak dirancang bersama," ujar John Ternus, CEO Apple, dalam keterangan resminya.
iPhone Duo Foto: Adi FR/detikINET |
Spesifikasi iPhone Duo
iPhone Duo mengusung layar luar Super Retina XDR OLED berukuran 5,4 inch dan layar utama 7,6 inch. Layar bagian dalam memiliki resolusi 1.878 x 2.670 pixel dengan kerapatan 430 ppi, sedangkan layar luar beresolusi 1.398 x 2.034 pixel dengan kerapatan 460 ppi.
Kedua layar mendukung teknologi ProMotion dengan refresh rate adaptif hingga 120Hz, True Tone, Always-On Display, HDR, serta tingkat kecerahan puncak mencapai 3.000 nit saat digunakan di luar ruangan.
Layar bagian dalam menggunakan lapisan nano-texture yang membantu mengurangi pantulan cahaya sekaligus menyamarkan bekas lipatan. Apple juga menyiapkan dukungan Apple Pencil USB-C untuk menulis catatan, menggambar, dan menandai dokumen.
iPhone Duo Foto: Adi FR/detikINET |
Ukuran layar utama yang mendekati tablet mini menjadi salah satu daya tarik iPhone Duo. Ruang ekstra tersebut berpotensi membuat aktivitas membaca dokumen, menjelajahi situs, hingga menonton video lebih nyaman dibandingkan menggunakan layar smartphone konvensional.
Dari segi dimensi, iPhone Duo memiliki ketebalan hanya 5,2 mm saat dibuka dan 11,3 mm ketika dilipat, dengan bobot 254 gram. Desain tipis ini menarik, meski bobotnya relatif lebih berat dibandingkan iPhone biasa sehingga kenyamanan penggunaan satu tangan bisa menjadi pertimbangan.
Bodinya menggunakan titanium grade 5 dengan engsel presisi yang terdiri atas lebih dari 100 komponen. Layar luar dilindungi Ceramic Shield 2 yang menurut Apple tiga kali lebih tahan gores dibandingkan generasi sebelumnya, sementara bagian belakang menggunakan Ceramic Shield. HP lipat ini juga mengantongi sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu.
iPhone Duo Foto: Adi FR/detikINET |
Untuk performa, iPhone Duo ditenagai chip A20 Pro berteknologi fabrikasi 2 nanometer, sama seperti yang digunakan iPhone 18 Pro Series. Chip ini memiliki CPU 6-core, GPU 7-core, dan Dual Neural Engine 16-core untuk mendukung kecerdasan buatan (AI).
Apple mengklaim CPU A20 Pro hingga 20% lebih cepat dan GPU-nya hingga 40% lebih kencang dibandingkan A19 Pro. Sistem pendingin vapor chamber khusus turut disematkan untuk menjaga performa saat bermain game, menjalankan multitasking, maupun memproses AI.
Dengan spesifikasi tersebut, performa seharusnya bukan menjadi kekhawatiran utama. Tantangan yang lebih menarik justru bagaimana aplikasi dapat memanfaatkan layar lipat secara maksimal, mengingat pengalaman penggunaan tidak hanya ditentukan oleh kekuatan chipset.
Split view iPhone Duo Foto: Adi FR/detikINET |
iPhone Duo hadir dengan iOS 27.1 yang mengusung antarmuka khusus untuk layar lipat. Melalui fitur Split View, pengguna dapat membuka dua aplikasi berdampingan, menjalankan dua jendela Safari sekaligus, hingga menyimpan pasangan aplikasi favorit agar mudah dibuka kembali.
Kemampuan ini menjadi langkah penting bagi Apple dalam menghadirkan multitasking di iPhone. Meski demikian, fleksibilitasnya masih lebih terbatas dibandingkan sejumlah HP lipat Android yang memungkinkan lebih dari dua aplikasi berjalan sekaligus, termasuk dalam jendela yang ukurannya dapat diatur.
Desain lipatnya juga memungkinkan berbagai posisi penggunaan. Dalam mode Desk, misalnya, iPhone Duo dapat diletakkan di meja dengan layar ditekuk sekitar 90 derajat untuk menonton Netflix tanpa penyangga tambahan. Ada pula mode Tent untuk menikmati konten dalam posisi menyerupai tenda.
iPhone Duo mode Desk untuk nonton Netflix Foto: Adi FR/detikINET |
Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu keunggulan praktis desain lipat. Pengguna tidak selalu membutuhkan aksesori tambahan untuk menonton video atau melakukan panggilan video, terutama ketika perangkat diletakkan di atas meja.
Di sektor fotografi, Apple menyematkan dua kamera belakang beresolusi 48 MP. Kamera utama Fusion memiliki aperture f/1.6, stabilisasi optik sensor-shift, serta kemampuan telefoto 2x berkualitas optik. Sementara kamera ultrawide Fusion 48 MP memiliki aperture f/2.2 dan sudut pandang 120 derajat untuk memotret lanskap maupun objek makro.
iPhone Duo membawa kamera FaceTime yang tersembunyi di bawah layar utama ketika tidak digunakan. Foto: Adi FR/detikINET |
Kamera utamanya mampu merekam video 4K hingga 120 fps dengan Dolby Vision. Tersedia pula kamera depan Center Stage dan kamera FaceTime yang tersembunyi di bawah layar utama ketika tidak digunakan.
Desain layar ganda menghadirkan sejumlah fitur fotografi baru. Smart Take memanfaatkan AI untuk mengambil foto secara otomatis saat subjek siap berpose, sementara Duo Preview memungkinkan orang yang difoto melihat pratinjau melalui layar luar.
Ada pula Kid Cue yang menampilkan animasi karakter Peanuts untuk menarik perhatian anak-anak saat difoto. Pengguna juga dapat mengambil selfie menggunakan kamera belakang dengan memanfaatkan layar luar sebagai viewfinder.
Kid Cue Foto: Adi FR/detikINET |
Desain layar ganda menghadirkan sejumlah fitur fotografi baru. Smart Take memanfaatkan AI untuk mengambil foto secara otomatis saat subjek siap berpose, sementara Duo Preview memungkinkan orang yang difoto melihat pratinjau melalui layar luar.
Ada pula Kid Cue yang menampilkan animasi karakter Peanuts untuk menarik perhatian anak-anak saat difoto. Pengguna juga dapat mengambil selfie menggunakan kamera belakang dengan memanfaatkan layar luar sebagai viewfinder.
Berbeda dari iPhone 18 Pro Series, iPhone Duo menggunakan Touch ID yang terintegrasi pada tombol samping sebagai sistem keamanan biometrik.
iPhone Duo dibekali Touch ID Foto: Adi FR/detikINET |
Untuk daya, iPhone Duo menggunakan baterai ganda dengan kapasitas total 4.883 mAh berdasarkan label energi Uni Eropa. Apple mengklaim perangkat mampu bertahan hingga 24 jam dalam penggunaan campuran kedua layar, atau memutar video hingga 44 jam melalui layar luar dan 31 jam menggunakan layar utama.
Pengisian daya kabel diklaim mampu mencapai 50% dalam sekitar 20 menit menggunakan adaptor yang kompatibel. Sementara pengisian daya nirkabel MagSafe atau Qi2 dapat mencapai 50% dalam sekitar 30 menit
Daya tahan baterai menjadi aspek penting pada HP lipat karena layar utama yang lebih besar berpotensi mengonsumsi lebih banyak energi. Karena itu, ketahanan baterai dalam penggunaan nyata, terutama ketika layar utama sering digunakan, akan menjadi salah satu faktor penentu kenyamanan sehari-hari.
Dari sisi konektivitas, iPhone Duo mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan Thread melalui chip N1 rancangan Apple. Modem C2 turut disematkan untuk meningkatkan kualitas koneksi seluler.
Standby Mode iPhone Duo Foto: Adi FR/detikINET |
iPhone Duo hanya mendukung eSIM tanpa slot kartu SIM fisik. Pengguna di Indonesia tetap dapat menggunakan nomor seluler melalui layanan eSIM yang disediakan operator seperti Telkomsel, XLsmart, dan Indosat.
Keputusan menghilangkan slot SIM fisik membantu Apple memaksimalkan ruang internal perangkat, tetapi juga mengharuskan pengguna memastikan operator dan layanan selulernya mendukung eSIM sebelum beralih ke iPhone Duo.
Berikut rangkuman spesifikasi lengkap iPhone Duo:
| Spesifikasi | iPhone Duo |
|---|---|
| Layar utama | OLED 7,6 inch, 1.878 x 2.670 pixel, 430 ppi |
| Layar luar | OLED 5,4 inch, 1.398 x 2.034 pixel, 460 ppi |
| Teknologi layar | Super Retina XDR, HDR, True Tone, ProMotion 120Hz, Always-On Display |
| Kecerahan | 1.000 nit maksimum, 1.600 nit HDR, 3.000 nit outdoor |
| Chipset | Apple A20 Pro (2 nm) |
| CPU | 6-core (2 performance + 4 efficiency) |
| GPU | 7-core dengan Neural Accelerators |
| AI | Dual Neural Engine 16-core |
| Sistem operasi | iOS 27.1 |
| Penyimpanan | 256 GB, 512 GB, 1 TB, 2 TB |
| Kamera utama | 48 MP Fusion, f/1.6, sensor-shift OIS |
| Kamera ultrawide | 48 MP Fusion, f/2.2, 120 derajat |
| Zoom | Telefoto 2x berkualitas optik, digital hingga 10x |
| Video belakang | 4K Dolby Vision hingga 120 fps |
| Kamera depan | 12 MP Center Stage, f/2.2 |
| Kamera layar dalam | FaceTime bawah layar, f/1.8 |
| Audio | Speaker stereo |
| Baterai | 4.883 mAh, baterai ganda |
| Daya tahan | Video hingga 44 jam (layar luar) / 31 jam (layar utama) |
| Pengisian kabel | USB-C, 50% sekitar 20 menit dengan adaptor minimal 60W |
| Pengisian nirkabel | MagSafe dan Qi2 hingga 25W |
| Keamanan | Touch ID pada tombol samping |
| Konektivitas | 5G, Wi-Fi 7, Bluetooth 6, NFC, UWB, Thread |
| SIM | eSIM tanpa slot SIM fisik |
| Ketahanan | IP68 |
| Material | Titanium grade 5 |
| Dimensi | 117,8 x 164,6 x 5,2 mm (terbuka); 117,8 x 84,1 x 11,3 mm (terlipat) |
| Bobot | 254 gram |
| Warna | Star White, Night Sky |
iPhone Duo Foto: Adi FR/detikINET |
Harga iPhone Duo di Indonesia
Harga iPhone Duo di Indonesia mulai Rp 45.678.910 untuk varian 256 GB. Apple menyediakan empat pilihan kapasitas penyimpanan hingga 2 TB, dengan harga tertinggi mencapai Rp 75.999.000.
Berikut daftar harga iPhone Duo di Indonesia:
- iPhone Duo 256 GB hargana Rp 45.678.910
- iPhone Duo 512 GB harganya Rp 51.999.000
- iPhone Duo 1 TB harganya Rp 61.999.000
- iPhone Duo 2 TB harganya Rp 75.999.000
Dengan harga mulai Rp 45 jutaan hingga hampir Rp 76 juta, iPhone Duo jelas menyasar konsumen premium yang ingin menikmati pengalaman baru melalui layar lipat.
Daya tarik utamanya bukan semata performa atau kemampuan kamera, melainkan fleksibilitas layar besar dalam perangkat yang tetap bisa dimasukkan ke saku. Bagi pengguna yang sering membaca, menonton, dan menjalankan dua aplikasi sekaligus, iPhone Duo menawarkan pengalaman yang berbeda.











