Garmin memperkenalkan smartwatch multisport terbarunya, fenix 9 dan fenix 9 Pro, di Indonesia. Selain membawa pembaruan pada navigasi dan pemantauan stamina, seri ini menghadirkan fitur Garmin Epic yang memungkinkan pengguna merangkum aktivitas olahraga selama beberapa hari hingga berbulan-bulan.
Fitur tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendokumentasikan berbagai aktivitas, mulai dari program latihan lari jangka panjang, pendakian berhari-hari, hingga perjalanan bersepeda lintas daerah. Catatan aktivitas dapat dilengkapi data kesehatan, performa, serta foto sehingga pengguna bisa melihat kembali perkembangan latihan dan perjalanan yang telah dilalui.
Regional Director Garmin Southeast Asia, Sky Chen, mengatakan pembaruan seri fēnix dirancang untuk membantu atlet meningkatkan kualitas latihan sekaligus mendukung kebutuhan navigasi para petualang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melalui fitur Garmin Epic, setiap aktivitas juga dapat diabadikan menjadi sebuah perjalanan yang bermakna untuk dikenang dan dibagikan kembali," ujar Sky dalam keterangan resmi Garmin dikutip detikINET, Kamis (29/10/2026).
Selain dokumentasi aktivitas, Garmin memperbarui fitur pemantauan stamina pada fenix 9 dan fenix 9 Pro. Pembaruan ini mencakup stamina zones dan stamina curve yang memberikan gambaran lebih mendalam mengenai perubahan daya tahan tubuh berdasarkan riwayat latihan dan tingkat kebugaran pengguna.
Informasi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengatur intensitas latihan dan strategi saat berolahraga. Bagi pelari jarak jauh, misalnya, pemantauan stamina dapat membantu memahami bagaimana daya tahan tubuh berubah selama latihan, meski interpretasinya tetap perlu mempertimbangkan kondisi fisik dan respons tubuh masing-masing.
Garmin pun menambahkan metrik VO2 Max dan power curve untuk aktivitas mendayung dalam ruangan. Sementara itu, fitur rucking diperbarui dengan opsi penyesuaian beban ransel selama aktivitas berlangsung serta pemantauan target latihan yang lebih spesifik.
Pembaruan tersebut memperluas fungsi smartwatch sebagai perangkat pemantau aktivitas sekaligus alat untuk mengevaluasi perkembangan kebugaran.
Untuk mendukung aktivitas luar ruang, fenix 9 membawa pembaruan pada sistem navigasi berbasis peta. Garmin menyebut kapasitas RAM perangkat ini meningkat 50% dibandingkan fenix 8, sementara pemrosesan peta diklaim hingga 30% lebih cepat.
Fitur Perspective View turut diperkenalkan untuk membantu pengguna melihat detail medan di sekitar jalur perjalanan, termasuk area yang berada lebih jauh di depan. Dengan demikian, informasi peta dapat digunakan untuk mendukung perencanaan rute ketika berlari di jalur baru, bersepeda, maupun mendaki.
Perangkat ini memiliki penyimpanan internal 64 GB yang dapat digunakan untuk menyimpan peta dan musik. Garmin menyebut kapasitas tersebut memungkinkan pengguna menyimpan hingga 7.000 lagu, sehingga aktivitas olahraga dapat dilakukan dengan lebih praktis tanpa selalu bergantung pada smartphone.
Dari sisi layar, Garmin menyatakan panel AMOLED pada seri fenix 9 memiliki tingkat kecerahan dua kali lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya. Perangkat ini juga menggunakan lensa safir tahan gores, tombol tahan air, serta memiliki sertifikasi penyelaman hingga kedalaman 40 meter.
Garmin fenix 9 Pro membawa sejumlah pembaruan tambahan, termasuk penggunaan casing titanium pada desainnya. Material ini ditujukan untuk memberikan kombinasi ketangguhan dan bobot yang relatif ringan untuk penggunaan sehari-hari maupun aktivitas luar ruang.
Garmin fēnix 9 dan fēnix 9 Pro Foto: Garmin Indonesia |
Layar AMOLED pada fēnix 9 Pro diklaim memiliki tingkat kecerahan hingga 3.000 nits. Khusus varian 51 mm, perangkat ini menggunakan layar AMOLED berukuran 1,5 inci dengan area tampilan 15% lebih luas dibandingkan generasi sebelumnya, tanpa menambah dimensi casing.
Garmin juga menawarkan fēnix 9 Pro Solar ukuran 51 mm yang diklaim mampu bertahan hingga 57 hari dalam mode smartwatch dengan dukungan pengisian tenaga surya. Angka tersebut bergantung pada kondisi penggunaan yang ditetapkan Garmin dan tidak menggambarkan daya tahan baterai untuk semua jenis aktivitas.
Untuk kebutuhan keselamatan dan komunikasi, seri ini menghadirkan LiveTrack Notifications agar orang terdekat dapat mengikuti aktivitas pengguna secara real-time. Fitur Garmin Locate juga memungkinkan pengguna membagikan lokasi melalui aplikasi Garmin Messenger, sementara prakiraan cuaca dapat diakses langsung dari smartwatch.
Garmin turut memperkenalkan tali aksesori ComfortFit berbahan anyaman yang fleksibel, lembut, dan tahan kelembapan. Tali tersebut menggunakan sistem QuickFit sehingga dapat diganti sesuai kebutuhan dan preferensi pengguna.
Garmin fēnix 9 dan fēnix 9 Pro tersedia di Indonesia melalui kanal penjualan resmi Garmin. Harga berbeda berdasarkan ukuran, material, serta konfigurasi perangkat.
Berikut beberapa pilihan harga yang diumumkan Garmin:
- fēnix 9 43 mm: Rp18.790.000
- fēnix 9 47 mm: mulai Rp18.790.000
- fēnix 9 51 mm: mulai Rp20.790.000
- fēnix 9 Pro AMOLED 43 mm: mulai Rp20.790.000
- fēnix 9 Pro AMOLED 47 mm: mulai Rp20.790.000
- fēnix 9 Pro AMOLED 51 mm: mulai Rp22.790.000
- fēnix 9 Pro Solar 47 mm: Rp20.790.000
- fēnix 9 Pro Solar 51 mm: Rp22.790.000
