Qualcomm menggelar ajang Snapdragon Partners & Media Event Indonesia 2026 di Jakarta. Dalam gelaran ini, Qualcomm memamerkan jajaran chipset generasi terbaru yang siap mengarungi era Agentic AI, mencakup Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, Snapdragon 8 Elite Gen 6, serta Snapdragon X2 Series untuk perangkat mobile dan PC.
Qualcomm menekankan pendekatan berbasis sistem (system-level) yang mengintegrasikan CPU, GPU, NPU, sistem sensor, konektivitas, hingga memori secara bersamaan agar Agentic AI pada perangkat dapat bekerja lebih personal, responsif, serta peka terhadap konteks kebutuhan pengguna.
"Perluasan Snapdragon ke berbagai kategori komputasi membuka peluang baru bagi Qualcomm dan para mitra untuk menghadirkan pengalaman yang lebih terhubung dan personal. Di era Agentic AI, kebutuhan komputasi menjadi semakin terintegrasi antara perangkat, edge, dan cloud," ujar Vice President Qualcomm Technologies, Inc. sekaligus President Qualcomm Southeast Asia, Australia and New Zealand, ST Liew.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lini Mobile: Strategi Dual Flagship untuk Smartphone Premium
Pada kategori smartphone, Qualcomm menerapkan strategi dual-flagship guna memenuhi kebutuhan pasar premium yang beragam:
- Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6: Varian tertinggi ini difokuskan untuk pemrosesan Agentic AI tingkat lanjut yang mampu mengolah teks, suara, dan gambar secara langsung di dalam perangkat (on-device). Didukung CPU Qualcomm Oryon generasi terbaru serta teknologi Adreno Neural Fusion, chipset ini menyajikan grafik gaming berbasis AI yang imersif dan pengalaman kreasi konten tingkat tinggi.
- Snapdragon 8 Elite Gen 6: Dirancang untuk memberikan keseimbangan antara performa pemrosesan AI, kemampuan fotografi, dan efisiensi penggunaan daya pada lebih banyak perangkat flagship.
Lini Compute: Snapdragon X2 Series dan Ekspansi Ekosistem PC
Untuk lini komputasi PC, Qualcomm meluncurkan Snapdragon X2 Series yang membawa lompatan performa signifikan tanpa mengorbankan masa pakai baterai:
- Performa & Efisiensi Tinggi: Snapdragon X2 Series menawarkan peningkatan performa hingga 67% dibandingkan generasi sebelumnya, dengan konsumsi daya yang justru lebih hemat hingga 43%.
- NPU 80 TOPS: Diperkuat GPU Adreno X2 dan NPU berkapasitas 80 TOPS (67% lebih cepat), PC bertenaga Snapdragon X2 mampu menjalankan model Agentic AI secara mandiri dan langsung di perangkat.
- Ekosistem Aplikasi & Lini 'Googlebook': Ekosistem Snapdragon PC kini mendukung lebih dari 7.300 aplikasi dan 3.000 game. Qualcomm juga memperkenalkan seri Snapdragon C untuk laptop kelas entry-level, serta menyambut kehadiran perangkat Googlebook ke dalam jajaran PC berbasis Snapdragon.
Selain lini mobile dan PC, Qualcomm turut memamerkan jajaran ekosistem perangkat pendukung berbasis Snapdragon seperti Ray-Ban Meta Glasses, Meta Quest 3, Bose Headphones dan Earbuds, Lenovo Legion Gaming Tab, hingga Samsung Watch Ultra 2.
Executive Vice President sekaligus Chief Marketing Officer Qualcomm Incorporated, Don McGuire, menutup dengan menegaskan komitmen perusahaan untuk pasar lokal.
"Teknologi akan memberikan nilai yang lebih besar ketika mampu menjawab kebutuhan nyata. Karena itulah, Qualcomm bekerja sama dengan para pembuat perangkat, merek, kreator, komunitas, dan ecosystem partners untuk menjadikan inovasi Snapdragon lebih relevan dan mudah digunakan oleh konsumen, khususnya di Indonesia," pungkas Don McGuire.

