Dominikus Susanto, product marketing manager Nokia Indonesia mengatakan, program ini bertujuan untuk menumbuhkan industri musik yang tengah berkembang ke arah musik digital. "Para musisi tersebut tinggal menyimpan lagunya di situs IAC lalu para pengunjung dapat mendengarkan dan men-download," ujarnya, ketika jumpa pers di Prefere 72 Cafe di Dago, Bandung, Sabtu (15/12/2007).
Lagu yang dapat diunduh, lanjut Dominikus, maksimal sepuluh lagu per bulan yang dilakukan secara gratis. Lagu-lagu tersebut tersedia dalam format mp3 dan aac.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dominikus memastikan, untuk dapat menjadi anggota IAC tidak dipungut bayaran alias gratis. Namun syaratnya adalah musisi tersebut tidak atau belum terikat oleh label rekaman.
"Nokia tidak mengurus hak cipta lagu tersebut. Jadi jika suatu saat ada protes terhadap suatu lagu, maka Nokia akan langsung menurunkan lagu tersebut dan mempersilahkan kedua pihak yang berselisih menyelesaikannya sendiri," tukasnya.
Sementara untuk konten dari lagu yang di-upload para musisi, dikatakan Dominikus, nantinya juga tidak akan langsung ditampilkan di situs IAC. Namun, ada tim khusus yang melakukan pengawasan. "Jadi semacam tim screening lah," tandasnya.
Keterangan foto: Dominikus Susanto (kemeja merah) berfoto dengan para musisi indie Bandung, Rocket Rockers dan New Ride.
(ash/ash)