Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Apple Siapkan Server AI M8 Ultra, Bakal Gandeng Nvidia?

Apple Siapkan Server AI M8 Ultra, Bakal Gandeng Nvidia?


Anggoro Suryo Jati - detikInet

NEW YORK, NY - JULY 23: The Apple logo hangs in front of an Apple store on July 23, 2013 in New York City. Apple is due to report third-quarter earnings after the markets close Tuesday. Apple, the California based technology company, has watched its stock sink to $427.68 a share from an all-time high of $702 last September. The company is under pressure to release a new blockbuster product.  (Photo by Spencer Platt/Getty Images)
Foto: Gettyimages - Spencer Platt
Jakarta -

Apple disebut tengah mengeksplorasi rencana untuk kembali ke pasar server komersial dengan mengembangkan server kecerdasan buatan (AI) yang ditenagai chip masa depan M8 Ultra. Proyek server yang ditujukan untuk tugas AI inference skala korporat ini berpotensi mengadopsi teknologi jaringan Nvidia, meski perilisannya diperkirakan paling cepat baru terealisasi pada 2029.

Berdasarkan laporan The Information, Apple mempertimbangkan varian server yang memuat dua hingga empat chip M8 Ultra sekaligus:

  • Integrasi NVLink Fusion: Apple berdiskusi untuk memanfaatkan teknologi Nvidia NVLink Fusion guna menghubungkan antar-chip. Teknologi ini dinilai mampu mentransfer data antar-prosesor lebih cepat dan efisien dibandingkan metode koneksi internal Apple untuk skala data center.
  • Opsi Mandiri: Meski sedang dalam tahap diskusi, keterlibatan Nvidia belum pasti dan Apple tetap membuka opsi untuk membangun server tersebut tanpa NVLink Fusion.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tingginya Permintaan Chip Apple dari Raksasa AI

Langkah Apple merambah pasar server dipicu oleh melonjaknya adopsi chip Apple Silicon di kalangan perusahaan pengembang AI:

ADVERTISEMENT
  • OpenAI: Dilaporkan telah membeli puluhan ribu unit Mac mini dan Mac Studio untuk mengoperasikan alur kerja reinforcement learning pada pengembangan AI agent.
  • Anthropic: Menyewa armada Mac mini berbasis cloud melalui ekosistem Amazon Web Services (AWS) untuk kebutuhan pemrosesan data.

Kembalinya Apple ke Pasar Server Enterprise

Jika proyek ini resmi diluncurkan, ini akan menjadi langkah perdana Apple kembali ke pasar infrastruktur enterprise sejak menghentikan lini server Xserve pada 2011 silam, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Minggu (20/9/2026).

Saat ini, Apple sebenarnya telah mengoperasikan server berbasis Apple Silicon secara mandiri melalui infrastruktur Private Cloud Compute (PCC) untuk memproses permintaan Apple Intelligence. Namun, fasilitas PCC tersebut bersifat tertutup dan tidak dijual maupun disewakan kepada pihak luar.

Tantangan Pasokan Memori dan Ekosistem Perangkat Lunak

Kendati berpotensi besar, proyek server AI Apple ini membentur sejumlah tantangan industri:

  • Krisis Memori Global: Tingginya permintaan data center AI membuat pasokan chip memori menipis dan melambungkan harga komponen. Hal ini menjadi tantangan krusial bagi arsitektur M-Series Apple yang sangat bergantung pada unified memory.
  • Kesiapan Layanan Korporat: Apple harus membangun ekosistem pendukung enterprise, mulai dari tim dukungan teknis jangka panjang, alat bagi pengembang, hingga penyempurnaan kerangka kerja machine learning (MLX) milik mereka.



(asj/hps)
TAGS




Hide Ads