Persaingan chip HP flagship 2nm semakin panas. Setelah Apple memperkenalkan A20 Pro di iPhone 18 Pro, MediaTek kini resmi meluncurkan Dimensity 9600 Pro yang siap menjadi salah satu penantangnya di kubu Android.
Dimensity 9600 Pro menjadi chipset smartphone pertama MediaTek yang dibuat menggunakan proses fabrikasi 2 nanometer (nm). Teknologi manufaktur terbaru TSMC tersebut juga digunakan Apple pada A20 Pro.
MediaTek membekali Dimensity 9600 Pro dengan konfigurasi CPU 2+3+3 all-big-core, berbeda dengan A20 Pro yang menggunakan CPU enam inti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua core utama Dimensity 9600 Pro dapat berjalan hingga 4,55 GHz. MediaTek mengklaim performa single-core meningkat 17% dan multi-core 15% dibandingkan Dimensity 9500.
Peningkatan besar juga diklaim terjadi pada efisiensi. Konsumsi daya CPU dalam beban multi-core disebut turun hingga 61% dibandingkan generasi sebelumnya.
Dimensity 9600 Pro turut membawa dukungan RAM LPDDR6 dan penyimpanan UFS 5.0, menyiapkan smartphone Android flagship generasi berikutnya untuk bandwidth memori dan transfer data yang lebih tinggi.
Penantang Apple A20 Pro
Dimensity 9600 Pro bakal berhadapan langsung dengan Apple A20 Pro, chipset 2nm yang digunakan pada iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max dan iPhone Duo.
Apple membekali A20 Pro dengan CPU enam inti yang dilengkapi Neural Accelerators, GPU tujuh inti, serta Dual 16-core Neural Engine. Apple mengklaim bandwidth memorinya 50% lebih tinggi dibandingkan A19 Pro, sedangkan performa GPU meningkat hingga 40%.
Apple bahkan mengklaim CPU A20 Pro lebih cepat dibandingkan kompetitor. Namun MediaTek mencoba menantangnya dengan pendekatan berbeda, yakni delapan inti CPU all-big-core dan peningkatan besar pada efisiensi daya serta AI.
Infografik MediaTek Dimensity 9600 Pro Foto: MediaTek |
Dimensity 9600 Pro menggunakan NPU 1090 dan arsitektur baru yang memungkinkan CPU, NPU, GPU serta ISP bekerja lebih terintegrasi. MediaTek mengatakanchip barunya mampu menjalankan model AI hingga 30 miliar parameter langsung di perangkat.
Ini memungkinkan sejumlah pekerjaan generative AI diproses secara lokal tanpa selalu mengandalkan server cloud.MediaTek mengklaim kemampuan LLM prefill meningkat 51%, sedangkan efisiensi token generation per watt meningkat 55% dibandingkan generasi sebelumnya.
Chip ini turut mendukung model Mixture of Experts (MoE) dan dilengkapi NPU berdaya rendah untuk menjalankan aktivitas AI di latar belakang secara terus-menerus.
A20 Pro juga menaruh fokus besar pada AI. Dual 16-core Neural Engine miliknya memiliki total 32 core dan diklaim menawarkan dua kali kemampuan komputasi AI A19 Pro untuk menjalankan model AI di perangkat dan computational photography.
Oppo Find X10 Pro Max Pertama
Dimensity 9600 Pro tidak akan lama menjadi chip di atas kertas. Oppo telah memastikan Find X10 Pro Max menjadi salah satu smartphone pertama yang menggunakan chipset baru MediaTek tersebut.
Oppo juga memastikan Find X10 Pro Max akan dipasarkan secara internasional. Namun perusahaan belum mengungkap seluruh negara tujuan, sehingga belum dapat dipastikan apakah flagship tersebut bakal masuk Indonesia meski sudah lolos TKDN.
Selain Oppo, Reuters melaporkan chip baru MediaTek diperkirakan hadir pada smartphone mendatang dari sejumlah merek seperti Xiaomi dan Vivo.


