General Manager Hitech Mobile, Andreas Limawan, mengatakan ponsel Hitech berfitur layar sentuh nantinya hanya akan didistribusikan di daerah tertentu saja, semisal Jakarta.
"Kami tidak mau memaksakan fitur touch screen (layar sentuh) karena penggunanya tidak terlalu banyak di Indonesia, mungkin cuma di Jakarta saja. Lebih baik kita alokasikan resources-nya ke fitur lain seperti suara, gambar, desain, serta harga yang kompetitif," ujarnya usai peluncuran ponsel TV Hitech H39 dan H382, di Hotel Alila Pecenongan, Jakarta, Rabu (5/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti kalau kita mau bikin ponsel touch screen lagi, harus lebih bagus kualitasnya supaya tidak mengecewakan pelanggan," tandasnya.
Hitech dalam memasarkan ponsel TV di Indonesia bisa dibilang cukup sukses. Sejak meluncurkan ponsel TV pertamanya yang bermerek Hitech H38 pada Agustus 2007 ini, penjualannya telah menembus angka 20 ribu unit. "Hingga akhir tahun ini kami yakin masih bisa terjual lagi hingga 30 ribu unit," tukas Andreas.
Hitech, klaim dia, saat ini telah mencapai peringkat enam besar dari segi penjualan ponsel di Indonesia. Di 2008 mendatang, lini produk yang dibesut PT Tirta Citra Nusantara itu diyakini bisa menembus lima besar.
"Sekedar bocoran, saat ini posisi pangsa pasar kita untuk peringkat ke-enam sudah 0,8%, sementara sang peringkat lima menguasai 1,1%. Kami rasa masih bisa mengejar dengan 10 produk baru yang akan kami luncurkan di sepanjang 2008," Andreas menandaskan. (rou/dwn)