Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bikin Boros, Aplikasi Cuaca Bawaan Windows 11 Sedot RAM 1,2 GB

Bikin Boros, Aplikasi Cuaca Bawaan Windows 11 Sedot RAM 1,2 GB


Anggoro Suryo - detikInet

Windows 11
Bikin Boros, Aplikasi Cuaca Bawaan Windows 11 Sedot RAM 1,2 GB Foto: Microsoft
Jakarta -

Aplikasi cuaca bawaan dari Microsoft di Windows 11 tengah menjadi sorotan tajam. Berdasarkan pengujian terbaru dari situs teknologi Windows Latest, aplikasi ini tercatat bisa menyedot RAM hingga nyaris 1,2 GB hanya saat dibiarkan terbuka di layar perkiraan cuaca.

Bahkan, aplikasi ini tidak perlu digunakan secara aktif untuk bisa mencapai tingkat konsumsi memori setinggi itu. Tentu saja, angka ini dinilai sangat boros untuk sebuah utilitas sistem dasar yang seharusnya berjalan ringan di latar belakang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Efek web wrapper dan kehadiran iklan

Laporan tersebut menemukan bahwa aplikasi MSN Weather yang tertanam di Windows 11 ternyata memicu hingga sembilan sub-processes berbasis Chromium. Fakta ini menunjukkan bahwa aplikasi tersebut sebenarnya dibangun di atas web wrapper menggunakan kerangka kerja WebView2, dan bukan sebagai aplikasi native sepenuhnya.

Secara teknis, setiap kali pengguna membuka aplikasi ini, Windows pada dasarnya menjalankan sesi browser kecil di latar belakang yang memisahkan proses rendering, jaringan, dan kinerja GPU ke dalam sub-processes yang berbeda. Desain inilah yang menjelaskan mengapa utilitas yang tampak sederhana ini bisa mengonsumsi begitu banyak memori.

Hal lain yang menjadi titik frustrasi bagi pengguna adalah kehadiran iklan. Pengujian tersebut menunjukkan adanya sisipan iklan untuk Adobe Acrobat, sementara beberapa pengguna lain menjumpai iklan dari LendingTree hingga Spotify. Mengingat pengguna telah membayar lisensi sistem operasi, kehadiran iklan di aplikasi bawaan milik Microsoft ini tentu memicu kekecewaan.

Berbanding terbalik dari macOS

Sebagai perbandingan, aplikasi cuaca bawaan milik Apple di sistem operasi macOS terbukti jauh lebih efisien. Aplikasi tersebut hanya menggunakan sekitar 250 MB RAM untuk menampilkan detail perkiraan cuaca yang serupa.

Artinya, versi Windows menyedot RAM hingga lima kali lipat lebih besar, dan macOS menawarkannya tanpa ada gangguan iklan.

Temuan ini terasa ironis mengingat Microsoft belakangan ini tengah berbicara lebih terbuka tentang performa Windows 11. Perusahaan belum lama ini bahkan menghapus dokumen yang merekomendasikan penggunaan RAM 32 GB untuk PC gaming, dan mengklaim bahwa Windows 11 sudah dioptimalkan untuk berjalan mulus pada sistem dengan memori minimum 8 GB.

Namun pada praktiknya, pada mesin dengan memori 8 GB, sebuah aplikasi yang memakan RAM nyaris 1,2 GB otomatis telah menghabiskan sekitar 15% dari total memori yang tersedia di sistem. Ini merupakan porsi yang teramat signifikan untuk sebuah aplikasi yang sering kali hanya dibuka sesaat oleh pengguna sekadar untuk mengecek suhu atau melihat apakah hari ini akan turun hujan.

Microsoft memang menyatakan rencananya untuk terus meningkatkan performa, keandalan, dan penggunaan memori di seluruh ekosistem Windows 11. Namun untuk saat ini, tingginya penggunaan RAM serta kehadiran iklan di aplikasi Weather menegaskan masih adanya celah yang terbuka antara tujuan optimalisasi Microsoft dengan realitas pengalaman pengguna saat ini, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Selasa (11/8/2026).



(asj/afr)






Hide Ads