Badai kenaikan harga komponen memori (RAM) kembali memakan korban di industri ponsel. Kali ini, lini ponsel murah dari sub-merek Nothing, yakni CMF, dipastikan batal merilis perangkat terbarunya pada tahun ini.
Melalui unggahannya di platform X (sebelumnya Twitter), Co-founder Nothing Akis Evangelidis mengonfirmasi bahwa rencana peluncuran penerus CMF Phone 2 Pro terpaksa dihentikan. Biaya komponen yang melonjak drastis membuat perusahaan kesulitan mempertahankan komitmen harga murah yang menjadi ciri khas CMF.
"Kami sebenarnya sedang mengerjakan penerusnya, tetapi dengan harga memori (RAM) yang ada saat ini, kami tidak bisa meracik ponsel yang benar-benar terasa seperti sebuah peningkatan nyata dengan harga yang masuk akal untuk CMF. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk tidak meluncurkan ponsel CMF baru tahun ini," tulis Evangelidis seperti dikutip dari laporan 9to5Google.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biaya RAM Melonjak Berkali-kali Lipat
Krisis komponen ini sebelumnya juga sempat disinggung oleh CEO sekaligus Co-founder Nothing, Carl Pei. Pekan lalu, Pei blak-blakan mengungkapkan betapa parahnya dampak krisis pasokan memori ini terhadap ongkos produksi lini ponsel kelas menengah mereka.
Ia mencontohkan kasus yang terjadi pada perangkat Nothing Phone (4a).
"Untuk Phone 4A, biaya memori berlipat ganda antara saat kami memutuskan untuk membangun perangkat dan saat perangkat tersebut diluncurkan. Bahkan, biayanya telah berlipat ganda lagi sejak saat itu," keluh Pei. Menurutnya, situasi ini menjadikan RAM sebagai komponen perangkat keras paling mahal dalam sebuah smartphone saat ini.
Apple Ikut 'Menjerit'
Masalah harga RAM ini nyatanya tidak hanya memukul produsen ponsel budget, tetapi juga raksasa teknologi. Apple turut menghadapi tantangan serupa di rantai pasok globalnya.
Awal pekan ini, CEO Apple Tim Cook mengumumkan bahwa perusahaannya akan menaikkan harga jual produk akibat tekanan biaya komponen. "Situasi ini sudah menjadi tidak berkelanjutan," tegas Cook.
Meski absen merilis ponsel murah tahun ini, penggemar CMF tampaknya tidak perlu terlalu kecewa. Evangelidis memastikan bahwa perusahaan masih memiliki rencana peluncuran produk lain dalam waktu dekat.
(asj/asj)

