88% Pengguna IBM Symphony adalah Pengguna Microsoft
- detikInet
San Francisco -
IBM mengklaim 88 persen atau sekitar 250.000 orang pengguna Symphony adalah pengguna Microsoft. Akankah Microsoft sepenuhnya ditinggalkan penggunanya?Seperti dikutip detikINET dari Infoworld, Rabu (15/11/2007), walaupun para pengguna Microsoft mulai berpaling ke Symphony, mereka tak sepenuhnya meninggalkan Office.Pierre Avignon misalnya, seorang manager proyek independen di West Newbury, Massachusetts mengaku meskipun telah menggunakan aplikasi lembar kerja Symphony, ia tetap menyimpan salinan Office dan menggunakan keduanya untuk mengkreasikan dokumen. Untuk membuat anggaran dasar suatu proyek dan tugas lain yang sederhana, Avignon menggunakan Symphony Spreadsheet. Tapi untuk lembar kerja yang lebih njlimet, ia lebih memilih menggunakan Excel.Memang bukan rahasia lagi, bahwa Symphony merupakan rival berat bagi Microsoft Office 2007. Alasannya karena Lotus Symphony yang berbasis Open Office ini dapat diunduh secara cuma-cuma, sedangkan untuk menggunakan Microsoft Office 2007 harus mengeluarkan biaya mahal. Paket Symphony sendiri terdiri dari Lotus Symphony Document, Lotus Symphony Spreadsheet, dan Lotus Presentasi.Sebenarnya, Symphony baru tersedia di Inggris, tetapi IBM menyebutkan bahwa lebih dari 50 persen penggunanya justru berasal dari luar Amerika Serikat (AS). Sepuluh negara yang paling banyak mengunduhnya adalah AS, Perancis, Kanada, Brazil, Jepang, Jerman, Spanyol, Belanda, India, dan Italia.Masih menurut IBM, Symphony kini hadir dalam versi beta 2 dengan sejumlah perbaikan fitur termasuk performa, pengaksesan dan kemudahan penggunaan. Selain itu, IBM juga merilis data statistik pengguna dan pengunduh softwarenya. Promosi versi terbaru Symphony sendiri akan dilakukan melalui demo video di situs berbagi video, Youtube.
(dwn/dwn)